ads
Home » » Selamat jalan Sahabat

Selamat jalan Sahabat

Written By Ramadhan Fnw on Nov 18, 2011 | 4:15 PM

  Tingkah Sandy Minggu ini berubah. Ia lebih memilih sendiri disaat teman-teman sedang asyiknya berkumpul. Pernah aku melihat Sandy di sudut kantin sendirian, ia seperti sedang menahan sakit dengan memegangi perutnya bagian ginjal. Aku yang penasaran langsung menghampiri sahabatku itu.
  “Kamu kenapa San? Sakit?” Tanyaku.
  “Gak apa-apa kok Feb, tenang aja” Jawabnya meringis menahan sakit.
  “Hmm, ya sudah, ayo ikut kumpul bareng temen-temen, seru!” ajakku
  “Kamu duluan deh, aku lagi pengen sendiri” Jawab Sandy
  “Oke deh” Aku menjawab sembari menjauh. Tapi tetap penasaran dengan keadaannya.

  Seminggu kemudian setelah kejadian itu, aku jarang melihat dan mendengar kabarnya lagi. Kami memang berbeda sekolah, namun biasanya saat istirahat atau sepulang sekolah aku sering berjumpa dengannya. Dengan penasaran, aku coba tanya ke teman sekelasnya yang kebetulan aku kenal.
  “Do, Sandy kok gak pernah keliatan ya?” Tanya ku kepada Aldo, teman sekelas Sandy.
  “Dia gak masuk Feb, sakit. Tapi aku gak tau sakit apa?” Jawab Aldo.
  “Gak masuk seminggu?” Tanyaku keheranan.
  “Iya”. Jawab Aldo lagi.
  “Oh, ya sudah, makasih Do”. Aku mengakhiri pertanyaanku.
  “Oke, sama-sama”. Jawab Aldo sembari ia pergi ke kantin.
Aku pun sedikit lega, mengetahui alasan Sandy tidak masuk. Tapi yang membuatku bingung, ia sakit apa?, dan kenapa lama sekali? Mulai terpikir olehku untuk menjenguknya.

  Hanya beberapa jam setelah pulang sekolah, aku sudah ada di Rumah Sakit tempat Sandy di rawat. Aku pun segera mencari kamar Sandy. Setelah menemukannya, aku melihat kedalam dan yang ada hanya Sandy yang terbaring lemah dengan ditemani ibunya.
  “Assalamu’alaikum!” Salamku.
  “Walaikumsalam, eh nak Febri, mari masuk” Jawab Ibu Sandy.
  “Iya tante” Jawabku, dan aku pun langsung duduk disamping ranjang Sandy.
  “Sandy sakit apa tante? Kenapa lama sekali gak masuknya?” Tanyaku penuh bingung.
  “Sandy sakit ginjal stadium 3 nak, sudah parah” Jawab ibu Shandy dengan mengeluarkan airmata.
Terkejut aku mendengar Sandy yang ternyata sedang berjuang melawan sakitnya. Namun mengapa Sandy tak bilang kalau ia punya penyakit ginjal?.

  Setelah lama berbincang sekaligus menjenguk Sandy. Aku pun pamit pulang dengan meninggalkan bingkisan untuknya. Esoknya aku datang menjenguk lagi. Namun saat sampai di depan kamarnya, aku tidak melihat ada Sandy maupun seseorang didalam.
  “Suster, pasien yang dikamar ini kemana ya?” Tanyaku pada seorang suster.
  “Oh, dia sudah pergi dek” Jawab suster, lalu pergi.
  “Pergi?” Batinku. Aku bingung dengan ucapan suster tadi.

  Aku segera berlari menuju rumahnya Sandy. Untung aku hafal jalan kesana. Terkejut aku melihat ada bendera kuning di sekitar desa tempat rumah Sandy ada. Ku percepat langkahku dan sekali lagi aku terkejut melihat keramaian didepan rumahnya.
  “Pak, bapak mau kesana ya? Ada apa sih disana pak?” Tanyaku pada seorang bapak yang kebetulan lewat.
  “Oh, disana ada kabar duka dek. Nak Sandy meninggal dunia. Kamu temannya ya?” Jawabnya.
Deg,,, Jantungku seakan berhenti, air mata ku pun ikut keluar dari tempatnya. Aku hanya mengangguk, tak kuat lagi rasanya untuk bicara.

  Tetes-tetes air mata yang hampir jatuh ku usap dengan tangan. Teringat sebelum kepergiannya, Sandy dan aku kerap bersama. Dimanapun itu kami selalu bersama. Dia ada untuk menghiburku. Aku pun berusaha tidak sedih dihadapannya. Aku terbangun dari lamunanku. Ketika rombongan orang mengantar Sandy ke tempat peristirahatannya yang terakhir. Aku pun turut serta, mengantar kepergian Sahabat terbaikku itu.
  “Selamat jalan sahabat, aku disini hanya bisa berDo’a, semoga kau tenang disana, kenangan kita masih kusimpan, aku akan selalu ingat kamu” Batinku berkata.
Tanah pun sudah mulai mengubur sahabatku itu….

Karya: Ramadhan Fnw
Share this article :

0 komentar:

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Share Our Knowledge - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired Wordpress Hack
Proudly powered by Blogger